NASIONAL

Serba-serbi Skema Menu MBG Berubah saat Ramadan

(Start)
Jakarta - Pemerintah mengumumkan penyesuaian skema menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 2026 yang dimulai 18 Februari. Perubahan ini bertujuan menyesuaikan kebutuhan gizi siswa saat berpuasa, dengan penekanan pada menu berbuka dan sahur.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa menu MBG reguler yang kaya karbohidrat dan protein akan diganti dengan varian takjil sehat seperti kurma organik, buah segar, dan yogurt probiotik untuk berbuka. "Kami pastikan asupan kalori tetap 800-1.000 kkal per hari per siswa, tapi disesuaikan ritme puasa agar tidak membebani pencernaan," ujarnya di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (16/2/2026).

Untuk sahur, menu difokuskan pada makanan tinggi serat dan elektrolit seperti oatmeal jagung, telur rebus, dan infused water jahe-lemon. Penyesuaian ini berlaku untuk 50 juta siswa penerima MBG di 38 provinsi, dengan anggaran tambahan Rp 5 triliun dari APBN 2026.

Direktur Jenderal Gizi Nasional, Dr. Ahmad Fauzi, menambahkan bahwa perubahan menu melibatkan 1.200 ahli gizi yang memantau 10.000 sekolah pilot. "Data tahun lalu tunjukkan penurunan stunting 15% berkat MBG Ramadan, kami targetkan 20% tahun ini," katanya.

Namun, beberapa pengamat mempertanyakan efektivitasnya. "Menu takjil sering boros, apalagi dengan inflasi pangan 4,2% Januari 2026. Pemerintah harus transparan distribusi," kritik Ketua Komisi XI DPR, Budi Santoso.

Kemendikdasmen menjanjikan monitoring via aplikasi MBGTrack 2.0, yang terintegrasi AI untuk deteksi penyimpangan. Program ini rencananya dievaluasi pasca-Lebaran 20 Maret 2026. (end)

Views: 306 | Boyolali, ID

Official Sponsor: InsightEyes AI Artist: Gemma Hadi Universe
G-RADIO
Press Play...