Cara Cek Bansos PKH-BPNT Februari 2026 Sudah Cair atau Belum, Ini Besarannya
Jakarta, 15 Februari 2026 - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk bulan Februari 2026 telah dimulai sejak 10 Februari lalu. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 45 triliun untuk 18,8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di seluruh Indonesia.
Besaran bantuan PKH untuk Februari 2026 naik menjadi Rp 1.200.000 per keluarga per bulan, tergantung komposisi anggota keluarga (misalnya Rp 900.000 untuk ibu hamil/anak, hingga Rp 3.000.000 untuk keluarga dengan lansia dan disabilitas). Sementara BPNT senilai Rp 250.000 per jiwa per bulan, yang bisa digunakan untuk belanja pangan di e-warung mitra.
Cara cek status pencairan sangat mudah dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos versi 3.0 yang telah di-update dengan fitur AI pada Januari 2026. Berikut langkah-langkahnya:
- Via Aplikasi Cek Bansos:
- Download atau update app Cek Bansos di Play Store/App Store.
- Buka app, pilih menu "Cek Status PKH/BPNT".
- Masukkan NIK dan verifikasi dengan OTP SMS.
-
Status akan muncul: "Sudah Cair", "Belum Cair", atau "Tidak Masuk KPM", beserta tanggal pencairan dan saldo terakhir.
-
Via Website Kemensos:
- Kunjungi bansos.kemensos.go.id.
- Pilih "Cek PKH/BPNT", input NIK dan CAPTCHA.
-
Hasil menampilkan detail transfer ke rekening BRI/BNI/Bank BJB atau kartu sembako.
-
Via ATM/Internet Banking:
- Cek saldo di ATM terdekat (BRI, Mandiri, BNI) atau mobile banking.
-
Untuk BPNT, scan kartu di e-warung untuk lihat kuota tersisa.
-
Hubungi Call Center:
- Telepon 159 hotline Kemensos atau WhatsApp 0811-1005-159 untuk konfirmasi manual.
Hingga 14 Februari 2026, 65% KPM telah menerima pencairan, dengan target 100% selesai akhir bulan. Jika belum cair, pastikan data KTP/NIK aktif dan tidak ada tunggakan kredit. Kemensos juga peringatkan waspada penipuan oknum yang minta biaya administrasi.
"Pencairan Februari ini terintegrasi dengan data DTKS 2026 yang telah divalidasi ulang menggunakan big data BPS dan KPU," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam konferensi pers virtual, Senin (15/2).
Untuk info terkini, pantau akun resmi @kemensosri dan aplikasi Cek Bansos. (End)